Jul 30
Know The Truth PDF Print E-mail

Modal sehat (biocapital) yang tubuh kita peroleh sejak lahir tak kurang dari 99 persen. Hanya satu persen yang hilang pada mereka yang mewarisi penyakit keturunan, cacat lahir dan kelainan bawaan. Kita perlu mengelolanya agar paling kurang modal dasar itu tidak menyusut.

Menjadi sehat sampai tua itu investasi, dan seharusnya bukan ongkos. Sakit berarti ongkos. Kita tak selalu memiliki kemampuan untuk membayar yang dapat mengembalikan kesehatan kita yang sudah terlanjur rusak. Padahal, sesungguhnya begitu banyak penyakit yang tak perlu terjadi, namun nyatanya masih merundung kehidupan orang sekarang.

Orang berkecenderungan menjadi sering sakit karena tata hidupnya terbiasa tidak sehat. Kalau sering sakit, tentu tidak murah ongkosnya. Padahal, dengan menguasai caranya, ongkos yang tidak perlu dikeluarkan itu tidak harus terbuang.

Maka, sejatinya menjadi sehat itu murah. Modal dasar untuk sehat sudah kita miliki, tinggal niat mengelolanya saja. Selain modal sehat, untuk menjadi sehat juga perlu investasi. Berinvestasi sehat seyogianya sudah harus dimulai sejak usia bayi. Investasinya dalam bentuk menanamkan kebiasaan hidup sehat.

Berperilaku sehat sambil menambah pengetahuan dan wawasan bagaimana membangun hidup sehat. Materi medis dan kesehatan untuk menambah investasi hidup sehat bisa dipetik dari media massa, buku bacaan, majalah, seminar, talkshow dan sejenisnya. Tahu sehat saja tetapi tidak melakukannya, sama-sama tak memberi arti.

Filosofinya, tak cukup berupaya agar panjang umur saja. Percuma menjadi tua kalau nyatanya sisa hidup tidak lagi bugar. Panjang umur dan hidup yang berkualitas, itulah cita-citanya.

Hidup berkualitas berarti tidak menyusahkan orang lain. Masih mungkin hidup merdeka, tidak bergantung pada orang lain. Hidup yang masih bisa menikmati semua berkatyang Tuhan berikan. Ada waktu, ada tenaga dan ada kecukupan untuk menikmati seluruh yang masih kita miliki. Enak makan, enak tidur, enak memandang, enak mendengar, dan masih ada cukup tenaga ke mana pun kaki diajak melangkah.
Semua itu masih bisa kita petik kalau tubuh masih bugar sampai sepanjang hayat.